Potret mengkisahkan
segalanya. Tanpa suara namun bercerita, tanpa sentuhan namun terasa. Begitu
banyak kisah tependam menarik jiwa tuk dimengerti. Satu per satu gambaran nyata
itu menyayat hati nan memilukan.
Lalu lalang dan
suara hentakan kaki semakin terdengar
seperti mengelilingi, decakan kagum maupun prihatin begitu jelas
bersuara. Banyak reaksi hati yang terukir dalam ruangan terbuka berbentuk
lingkaran itu. Satu per satu pun
menuangkan suara hatinya dalam secarik kertas putih dengan tinta hitam
diatasnya.
Bukan tanpa
dasar tuk menuangkan hati, melainkan komentar-komentar itu sangat
berharga. Setiap komentar memiliki value
dan komentar terbaik pun mendapatkan hadiah yang baik pula. Photography and
Essay adalah nama kegiatan itu. Kegiatan ini diadakan di The UBM Plaza
(TUPA) dan mendapatkan antusias baik dari peserta maupun penonton.
“Untuk pertama
kalinya, pameran fotografi dan essay (Fotography
and essay exhabiton) pertama kali di Univesitas Bunda Mulia (UBM). Karena
dulu hanya photography perkelas dan rencanya kegiatan ini akan
diadakan secara berkesinambungan setiap tahunnya,tujuan dari kegiatan ini untuk
membangkitkan kesadaran generasi muda bagaimana menempati bumi ,bagaimana terhadap
terhadap lingkungan berkelanjutan, “ ungkap Yuri Alfrin, Pembina
Photography and Essay.
Pameran ini
merupakan salah satu bagian dari pekan Social Science Week (SSW) yang bertemakan “Focus on the future” diselenggarakan
dari tanggal 18-23 April 2016. Kegiatan ini dikatakan untuk mahasiswa, dari
mahasiswa dan oleh mahasiswa karena ide ini muncul dari benak mahasiswa . Mahasiswa-mahasiswi
UBM dengan lantang menginginkan kegiatan ini untuk dilakukan dengan menggaet
KLIK dan club jurnal kegiatan ini pun dapat terlaksana.
Partisipasi
lomba foto terbaik akan ditentukan oleh jumlah vote dan akan diseleksi kembali tim dosen yang berkompeten dibidang
photography untuk mendapatkan juara
Begitupula dengan artikel yang akan dilombakan. Foto yang dihadirkan
sekitar 50 dari 150 foto dan 20 artikel
dari 120 artikel yang digabungkan dari tiga kelas.
Foto dan artikel
yang dilombakan seluruhnya bertemakan lingkungan, dengan harapan apa yang
ditunjukkan benar-benar berdasarkan realita yang ada. Sehingga mahasiswa dapat
menumbuhkan rasa kepedulian akan bumi, tempat tinggal manusia. “Kriteria foto yang menang, yang memiliki
captions dan foto yang sesuai dengan tema,” ucap Ines, Ketua Klub KLIK.
Menurut Sandra,
Wakil Ketua Pelaksana pameran, “ Judul, keterkaitan konten , pemilihan kata,
menarik atau tidaknya itu lah yang menentukan mana artikel yang layak untuk
menang. Untuk pemenang sendiri, kami meyediakan posisi Juara 1, Juara 2 dan favourite. Hadiah masih dirahasiakan agar
menjadi surprise” .
Bukan hanya
antusias peserta dari acara, tapi pengunjung pun memberikan kesan hangat. Dukungan pun mengalir dari banyak pihak
seperti dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI serta Alfamart, Yayasan Tzu Chi, serta DAAI
TV. Melihat hal ini membuktikan bahwa banyak kesadaran dan kepedulian akan
lingkungan di dalam benak mahasiswa Universitas Bunda Mulia.

0 komentar:
Posting Komentar